Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2020

KESUCIAN ‘IDUL FITRI DAN KEBEBASAN DARI COVID-19

Perayaan ‘Idul Fitri tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kemeriahan dan suasana riang gembira sedikit tertahan akibat Pandemi Covid-19. Perayaan ‘Idul Fitri yang erat dengan hiruk pikuk arus mudik, takbir keliling, shalat ‘Idul Fitri, silaturrahim, tidak kita jumpai pada tahun ini. Ketakutan dan keresahan masyarakat akibat penularan Covid-19, membuat masyarakat memilih beraktivitas di rumah. Selain itu, himbauan dan anjuran pemerintah yang gencar mengkampanyekan stay at home dan physical distancing turut memberikan andil sepinya perayaan ‘Idul Fitri pada tahun ini.  Kebijakan ini diambil sebgai salah satu usaha untuk menahan laju penularan Covid-19. Pemerintah menganjurkan untuk sementara waktu melakukan shalat ‘id di rumah dengan keluarga inti. Silaturrahim diganti dengan daring, memanfaatkan medi on line untuk bermaaf-maafan dengan sanak saudara dan kerabat.  Walaupun demikian, sejatinya tidak ada yang berkurang dari makna ‘Idul Fitri sebagai sebuah pesan ...

Gus Dur Oh Gus Dur

Satu bulan bergelut dengan buku Greg Barton yang menulis tentang biografi Gus Dur, membuat waktu selama WFH menjadi sangat berarti. Sudah sejak lama buku putih itu saya tenteng kemana-mana, semakin saya baca ke tengah semakin asyik dan menarik saja. Isinya begitu mengalir dan runtut dengan bahasa yang renyah dan mudah dipahami.  Buku ini dicetak pertama kali pada bulan Juni 2003, sungguh saya sangat terlambat membaca buku ini dan buku ini hanya saya pampang di rak perpustakaan pribadi saya tanpa ada keinginan untuk membacanya, walaupun sebenarnya buku karya Greg ini sudah lama saya beli ketika berziarah ke makam Gus Dur. Keinginan membaca buku ini muncul ketika warga Nahdliyin dihebohkan dengan buku "Menjerat Gus Dur" karya jurnalis muda Virdika Rizky Utama.  Cerita tentang Gus Dur menguak kembali ketika jurnalis muda itu menemukan dokumen-dokumen pelengseran Gus Dur dari kursi kepresidenan di Kantor DPP Golkar. Sontak, buku karyanya laris bak kacang goreng dan undangan semi...